Ayatul Kursi..


ٱللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَىُّ ٱلۡقَيُّومُ‌ۚ لَا تَأۡخُذُهُ ۥ سِنَةٌ۬ وَلَا نَوۡمٌ۬‌ۚ لَّهُ ۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَمَا فِى ٱلۡأَرۡضِ‌ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشۡفَعُ عِندَهُ ۥۤ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦ‌ۚ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡ‌ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىۡءٍ۬ مِّنۡ عِلۡمِهِۦۤ إِلَّا بِمَا شَآءَ‌ۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ ٱلسَّمَـوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضَ‌ۖ وَلَا يَـُٔودُهُ ۥ حِفۡظُهُمَا‌ۚ وَهُوَ ٱلۡعَلِىُّ ٱلۡعَظِيمُ

Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Tetap hidup, Yang Kekal selama-lamanya mentadbirkan (sekalian makhlukNya). Yang tidak mengantuk usahkan tidur. Yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. Tiada sesiapa yang dapat memberi syafaat (pertolongan) di sisiNya melainkan dengan izinNya. Yang Mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari (kandungan) ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki (memberitahu kepadanya). Luasnya Kursi Allah (ilmuNya dan kekuasaanNya) meliputi langit dan bumi dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara keduanya. Dan Dialah Yang Maha Tinggi (darjat kemuliaanNya), lagi Maha Besar (kekuasaanNya) - al-Baqarah: Ayat 255

Search This Blog

Sunday, May 10, 2015

Sembang kedai kopi...

Assalamu'alaikum...

Sembang kedai kopi...


Hutang kita sesama manusiapun kita tak habis bayar..
Apatah lagi hutang kita dengan Dia Yang Maha Kuasa..
Itupun kita masih lagi sibuk mengira hutang orang..


Selesaikan dahulu hutang piutang kita..
Bukan tak boleh nak sembang kencang pasal hutang orang..
Tapi berpada-padalah..
Janganlah terlalu taksub mengungkit hutang orang sampaikan hutang sendiripun semakin botingkek-tingkek..


Cukup-cukuplah tu sembang kat kedai kopi.. 
Sambil sembang, pekena secawan dua kopi panas..
Lepas minum, teruslah bayar.. 
Jangan pulak masuk buku tiga lima..
Nanti hutang semakin bertambah.. 


Kopi itu sedap..
Hutang itu azab..


p/s: Aku ingatkan diri aku je.. 

Sampai bila harus sengketa...?

Assalamu'alaikum...

Sampai bila harus sengketa...? 


Si hijau salahkan si biru...
Si biru marahkan si hijau...
Si merah tersengih gembira...

Si hijau dan si biru saling bertelagah...
Kata nista sering bertingkah...
Si merah terus melebarkan sengihan...

Si hijau kata si biru bodoh...
Si biru kata si hijau bangang...
Si merah tak kata apa-apa...
Si merah cuma tersenyum suka...

Si hijau itu saudara kita...
Si biru juga saudara kita...
Saudara sesama bangsa...
Saudara sesama agama...
Saudara satu negara...

Si merah itu bukan siapa-siapa...
Namun pengaruhnya sangat besar...
Si merah yang kuat dan hebat...
Si merah yang ingkar pada arahan penciptanya..

Si merah itu api...
Api itu syaitan...
Maka, si merah itu adalah SYAITAN...!!!

Sampai bila si hijau dan si biru mahu bertelagah...
Sedangkan si merah sudah mula mengorak langkah kemenangan...

Bersatulah wahai hijau dan biru...
Bersatulah demi sebuah agama...
Bersatulah demi negara Malaysia yang tercinta...
Sama-samalah kita hapuskan si merah durjana...!

Sebak dan sedih tiada terkata... 
Hanya mampu pandang dan berdoa sahaja...
Moga semuanya akan pulih seperti sedia kala...


p/s: Sampai bila harus sengketa..?
Entahlah.. 

Renungan bersama...

Firman Allah s.w.t yang bermaksud:

"Dan orang-orang yang beriman, lelaki mahupun wanita, sebahagian daripada mereka adalah penolong dari sebahagian yang lain. Mereka menyuruh amal ma'aruf (kebajikan), mencegah kemungkaran, menegakkan sembahyang, menunaikan zakat dan mereka taat kepada Allah berserta RasulNya, nescaya Allah melimpahkan rahmat kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Bijaksana."- (At-Taubah: Ayat 71)